HeaderBundaLillah

Market Day...First Time Experience

2 komentar


Pagi2 dah semangat nguleni adonan pizza...
Yah...hari ini Aysar mau ikut jualan di kegiatan market day Homeschooling Muslim Nusantara. Actually masih terlalu kecil buat Aysar untuk memahami proses jual beli, kenal pecahan uang pun tidak. Namun semangat mengajarkan keberanian berinteraksi dan bertemu banyak orang, itu target utama.
Jadilah pagi hari berpeluh2 banting adonan untuk kreasi pizza mini...hhmmm yummy sepertinya (qiqiqi...muji sendiri).

Bertempat di Taman Budaya Raden Saleh, dua gazebo digunakan untuk 21 lapak dagangan anak2. Aneka makanan, minuman dan kerajinan tangan menghiasi kegiatan market day hari itu. Pizza mini le Aysar, bola2 coklat, bakso tahu, somay, yoghurt, puding, lidi biting, mie sehat, gelang loomband, kreasi flanel dll
Seru2 saat anak mulai berdagang...ada saja kejadian lucu saat bertransaksi, meski ditemani orangtua masing2...mostly kegiatan didominasi anak2.

Ada yang saat membayar malah dikasih uang, salah memberi kembalian, atau bahkan yang tak mengizinkan dagangannya dibeli karena gak mau kehabisan.
Belum lagi kejadian saat mengembalikan uang, tiba2 recehannya habis berganti uang 50rb. Menangislah mas Arsa melihat uangnya habis.... :P

Yang lucu saat pulang dan dagangannya blm habis, Shofie, salah satu anak bilang ke mamanya, "Alhamdulillah, ada yang gak laku. Semua buatku deh..."
Tapi...ada juga mbak Kayla yang jago nawar meski masih kecil, kakak Raya yang pinter ngiming2i bonus tanpa sepengetahuan mamanya hehehe
Best regard for mbak Fajar dan suaminya yang dah bersusah payah menghandle acara hari ini...wara
wiri sampe gak sempat ikutan jajan krn harus foto2. Four thumbs up for you...(dua lagi jempol Aysar lho 'ammah..)

Menyenangkan....itu yang dirasa dari kegiatan hari ini. Apalagi saat pizza mini yummy le Aysar laris manis...malah masih banyak yang nanyain, alhamdulillah
Hasil keuntungannya habis juga tapi....wah Aysar beli macam2 tuh
Bersyukur, acara market day perdana komunitas kami ini berjalan lancar, cuaca pun bersahabat meski malamnya hujan deras mengguyur kota Semarang.

Pasaran, salah satu permainan anak2 yang menarik sebenarnya. Dari literatur yang saya baca, kegiatan ini menanamkan banyak hal pada anak, di antaranya (Permainan "Pasaran" Media Multitalenta bagi Anak, M. Ali Amiruddin, http://edukasi.kompasiana.com) :

1. Komunikasi Verbal
Dalam permainan ini dua pemain di mana penjual dan pembeli akan melakukan pembicaan yang 
aktif selayaknya pembeli dan penjual yang sebenarnya. Sehingga mau tidak mau seorang anak akan terlatih berani berbicara banyak arah di antara mereka.

2. Pengenalan materi matematika
Di saat anak melakukan penjualan dan pembelian maka anak secara tidak langsung mengenal bahasa matematika seperti “harganya berapa?” atau “boleh nggak kalau aku beli lima ratus!” dan “seribu dapat berapa?, dan beberapa jenis pertanyaan dan jawaban dari anak-anak tersebut yang mengarahkan mereka pada pola pembelajaran matematika dari setiap benda yang dijualnya.

3. Melatih Kejujuran
Dalam komunikasi yang lucu dan lugu dari anak-anak tersebut biasanya mereka akan menunjukkan mata uang sesuai dengan apa yang dimiliki kepada teman permainannya. Sehingga secara tidak langsung anak akan terbuka.

4. Melatih motorik halus maupun motorik kasar
Setiap gerak anak-anak tersebut akan merangsang motorik halus maupun motorik kasarnya karena gerakan tangan memegang, melayani, memungut, berbicara, berlari, berjalan, dan ekspresi wajah merupakan bentuk proses pembentukan dan membangun motorik mereka agar lebih baik.

5. Melatih anak percaya diri
Jika permainan ini dilakukan dengan baik maka anak akan selalu percaya diri, berkomunikasi dengan teman-temannya tanpa ada rasa takut, malu maupun menutupi kelemahannya. Sehingga anak akan terlatih percaya diri dengan kemampuan dirinya.

6. Melatih aktivitas dan mobilitas anak
Pada permainan modern biasanya anak disuguhkan pada permainan yang membosankan, dan cenderung anak stagnan tidak banyak melakukan aktifitas fisik melainkan hanya aktifitas tangan semata. Padahal pada usia dini tersebut anak semestinya lebih banyak bergerak agak fisiknya tumbuh secara optimal. 

Mudah2an pengalaman pertama pasaran ini akan menempa jiwa enterpreuneur anak2 kami di komunitas Homeschooling Muslim Nusantara dan menjadikan mereka pebisnis handal di masa yang akan datang, sebagaimana Rasulullah tercinta.
Aamiin....




Related Posts

There is no other posts in this category.

2 komentar

  1. Huaaa jd mupeng.. Kemarin nggak jd datang ke market day ..

    BalasHapus
  2. Hehehe...iya, msh lama lagi ya next market day

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email